|
| |
Kisah-kisah lainnya dapat
di lihat di
http://sehitam_kayu.blogs.friendster.com/sehitam_kayu/
July 2005
---ibu,
pengen bapak dateng, pas si bos
ultah, kayaknya sepi banget, ibu
udah beli kambing 2, buat kekah, si
bos seneng banget sama kambingnya,
dikira kawannya kali ya? subuh ini
di potong, bu Mahri yang masak, pa
Ikin yang ngurus acara, hari ini si
bos enggak nakal---
---acara nya
lancar, si bos doa buat bpk semoga
cepet pulang, minta mainan dan makin
cayang ama ibu dan bos---
|
Mei
2005---hai
bapak jelek, bos* udah tumbuh
giginya 2 di bawah, 2 diatas, udah
keliatan putih2nya jelas. Lucu
aleman lagih kalo liat poto bapak
nangis loh. cn cyg---
---si bos maunya
narik2 mobil2an, padahal jalan aja
belum lancar hi hi, gaya, kayak
bpknya---
---si bos tiap
pagi minta jalan2 pake sepeda. dia
yang doron g,
orang2 pada heran liat si bos---
---sore tadi si
bos udah bisa jalan, jalan dari
rumah pa Hasib sampe rumah---
Juni 2005
---gigi bos udah
numbuh lagi 2 diatas 2 di bawah ,
jadi 8 semuanya---
---aduh, si bos
enggak bisa liat rimote, dimainin
terus, ibu ama nenek enggak bisa
nonton tv nih, ILU---
---si bos banyak
kawannya, abis si bosnya baik
minjemin mainnan, cuma kalo si Kitty
di pegang ama temenya, si bos ngamuk---
*panggilan khusus
buat Diki
|
"Mun
abdi bade di tewak...mangga Pak..."
(kalo aku mau ditangkap silahkan pak..)
tuturnya lirih..., sejenak aku pun
tercenung.."ayo naik ke Mobil!".
Dalam gelap dan dinginnya malam ..disaksikan
kabut tipis yang mendekap erat
Punggung Pegunungan Papandayan,
Mobil Pick-up hijau pun melaju
dengan kencangnya sekalian
menggiring Truk berjudul "Bang
Mandor" ke Polres Garut.
sepanjang jalan..sesekali aku
menantap wajah lelahnya..baju koyak
di punggung dan dipenuhi getah
pepohonan yang masih basah dan hitam.
Wajahnya tertunduk, ketika sadar aku
menatapnya, dia pun berusaha
menyembunyikan dibalik tubuh kering
dan tak seberapa kokoh.
Pagi hari, Disudut ruang yang
pengap dengan tumpukan kertas
ketikan yang tak berjudul dan
dipenuhi berbagai symbol aneh denga
format yan tidak lazim..aku pun
mempersilahkan nya duduk.
Lirih aku bertanya.."Saha nami teh?"
" Nasihin..Nasihin bin Ukap, Pak".
aku sodorkan sebungkus rokok kertek
dan disambut lengan penuh bekas luka
dengan jemari yang kerempeng, dengan
bergetar dinyalkannya sebatang..lalu
di hisapnya dalam dalam. "ambis saja
semuanya.." kataku ketika ia
mengembalikan sisa rokok.
"Kenapa
akang ada di atas, tadi malam?", "muhun
pak ..saya salah..saya hanya
memenuhi tuntutan istri saya,
katanya ada yang lagi nebang..akang
ikut aja..lumayan 15.000 sapoe',
buat belanja" Kali ini nasihin
menunduk lesu, matanya berkaca-kaca
hingga kelopak matanya tak sanggup
lagi menahan bulir air mata. sigap
ia menyeka. "kenapa akang tidak lari
.. yang lain kan lari..semua tukang
pikul kan lari..cuma si Yudi, senso
dan "Bang Mandor " yang saya awasi!"
"abdi
tidak berani...bilih di tembak". "moal
mungkin atuh..saya juga tahu akang
teh tukang pikul, bukan yang motong
kayu, kalo sudah di kantor Polisi
kan repot, moal mungkin kabur!".
Nasihin pun tercenung..dia pun
hampir lupa dengan kretek di tangan
kanannya. ia pun bergumam " abdi
takut dosa...muhun takut dosa"..dia
pun berusaha mengontrol nafasnya
yang tiba2 tersengal-sengal. " mun
abdi kabur...saya dosa dua
kali..sudah maling kayu..juga kabur
dari tanggung jawab". aku kaget
mendengar jawaban Nasihin sekali
lagi aku tatap wajahnya, hanya
sekedar memastikan ia masih sadar
atau lagi menginggau.
"abdi
maling kayu..karena merasa tanggung
jawab ke anak dan istri, sudah dua
hari istri minta dibelikan beyas*,
saya coba pinjem ke tetangga ..semua
tidak ada..da saya sendiri sudah
banyak utang"."Berapa anak teh?" "Dua..".
"kalo sudah di sini siapa sekarang
yang ngehidupi anak istri?"."wah
abdi...mah tidak bisa ngejawab...eta
mah urusan Alloh..abdi di sini juga
Alloh yang ngatur..abdi ketemu Bapak
juga Alloh yang nu ngereuncanakeun"
kali ini suaranya menguat."abdi mah
pasrah pak.."nadanya melemah.
aku pun meninggalkannya sendiri,
otak ini terasa penat, berat. masih
tak habis pikir dengan tindakan yang
Nasihin ambil. Aku sendiri juga
masih tak habis pikir dengan
tindakanku yang aku ambil, tidak
bisanya...dia masih bisa bebas kalo
saja kepala desanya serta camat
meminta penangguhan penahanan. "siapkan
skenario kedua.." saraf pusatku
memerintah diriku..
"Sial.."
maki ku, sudah 3 hari di
tunggu..kepala Desa yang di tunggu2
juga tak datang, alim ulama, tokoh
masyarakat..sama saja tak ada batang
hidungnya..apakah orang orang
terhormat tersebut melupakan Nasihin?
seberapa kecil arti Nasihi ? hingga
yang menjenguk pun tak ada. Kontras
rasanya dengan keadaan yang terjadi
dengan Yudi dan "bang Mandor",
banyak yang menjenguk. "Pak..katanya
mau ke desa Sarimukti? jadi enggak?
malem aja ya..bapak kan sudah
dikenal sama penduduk"."hah
iya..atur aja deh.."
Malam pun tiba jarum pendek di
arlojiku menunjukan angka 8, GL Pro
plat merah pun berubah jadi palat
hitam segera bergegas. sasaran kali
ini rumah milik Nasihin..aku masih
khawatir dengan keluarganya. Makan
apa kah gerangan?.
di
sini, Desa Sarimukti Garut tiap
rumah memiliki bale-bale dan
berpanggung khas tatar sunda, tiap
rumah tidak menempel satu sama
lainnya ..dan lorong kecil yang
terbentuk karena talang air yang tak
ingin bertautan. Satu diantaranya
rumah kecil dengan dinding bilik
renggang. Menyelinap di balik lorong
..mendengar secara seksama suatu hal
yang sangat mudah di lakukan..
"AA..besok
jual piring ini ya..ka si Abah,
Duitnya nanti dibelikan beyas ya.."
nada suara itu pantas di miliki
wanita paruh baya dengan perawakan
kurus. "muhun .." ahh suara anak
kecil pasti anaknya Nasihin. " Aii...keluraga
Yudi tadi kesini..katanya akang
Nasihin butuh duit opat (4)
juta..kumaha nya?" ahh suara wanita
umur 60an ."aduh kumaha..". "pekarangan
aja di jual ya...".
Wah gawat ..sudah miskin masih ada
juga yang mau menipunya..Masyaallah.
(besambung
lah..ngantuk ..)*beyas =beras
.12.11.2005
|
Suatu pagi..dalam
kabut yang masih menyelimuti
pagi. aku tercenung sejenak...kenapa
aku ada di negeri ini? heh...aku
tak habis pikir..siapa yang
merencanakan ini..siapa yang
mengatur ini, sedang aku sendiri
tidak pernah mengatur ini,
merencanakan study di Wageningen
. dan juga Maastricht Belanda.
terbersit
kenangan masa lalu yang kalo di
pikir2 dengan akal sehat aku
tidak mungkin ada di
sini..Beberapa peristiwa hidup
yang tidak di nyana bisa
membawaku kesini. Dikeluarkan
dari Jurusan Sosek Unsri..di
hingga berkas pendaftaran tes
PNS yang dihilangkan...sampai
status jadi tersangka pun pernah
aku terima..
jika di ingat
lagi ...beberapa peristiwa yang
hampir merengut nyawaku..4 kali
..nyawa hampir terlepas dari
raga..
hidup ini sudah
ada yang ngatur...hidup, mati,
pangkat, jabatan, rejeki buka
urusan kita..kita cuma disuruh
untuk bisa menjalankannya dengan
baik saja..
12.11.2005
|
24
September 2005
Dear All
semoga
semuanya dalam keadaan baik
dan segar dalam menyambut
puasa Rhamadan yang segera
akan tiba
cukup
mengasikan bagi ku untuk
melakukan Excursion Menuju
Hoge Velue National Park (antara
Arhnem dan Ede ,The
Netherlands), ya seakan akan
memaksaku untuk" Back to my
habitat" karena kerjaanku ya
berkutat di Hutan Konservasi.
TN dengan luas 5500 ha,
dengan 50% kawasan terdiri
dari woodland dan 50% open
area. Semula dalam benak ku,
TN (Taman Nasional) ini sama
dengan seperti di Indonesia;
kaya akan keanekaragaman
hayati, buanyak pohon, dan
yang jelas adalah Management
pengelolaan hutan yang "strik"
seperti adanya Zona
Pemanfaatan, Zona Inti.
Namun
sayang, hal itu tidak saya
jumpai yang saya jumpai
adalah : seluruh kawasan TN
bisa di belah, dijelajahi
dengan "pit ontel warna
putih yang khas ",
mobil..dan banyaknya tempat
untuk menyaksi atraksi alami
yang "maaf saat itu tidak
ada binatang yang keliahatan
jelas".
Kawasan
di dominasi oleh pinus (Pinus
sylvestris), rerumputan
(50%) yang saat ini berwarna
coklat tua menandakan musim
gugur segera tiba. sepintas
dalam benakku "kok kayak
gini ya TN itu?". tapi
segera kita harus sadar
bahwa ini di dataran eropa
yang tandus, sehingga dengan
kondisi seperti ini mereka
sangat bersukur dan sangat
membagakannya. bayangkan
mereka menjelaskan pohon
pinus yang berumur
75-tahunan dengan diameter "hanya
berkisar 40 Cm" sementara di
negeri kita diameter seperti
itu cukup ditempuh dalam
waktu 25 tahunan.
setelah
menempuh 1.5 jam perjalanan
tibalah kita ke musium (zworte
veld) yang menyuguhkan
atraksi kekayaan alam,
pejelasan secara science ttg
perubahan alam, fosil2. yang
menariknya adalah ; teknik
mereka dalam menyampaikan
pesan dengan sederhana dan
mudah dicerna, dan teknik
pengawetan binatang, ini
merupakan catatan yang
sangat positif.
beralih
ke Kroller-Muller
Museum yang
jaraknya cuma 5 menit dari
musium (zworte veld)
diuguhkan dnegan berbagai
macam2 benda seni pahat/patung
dari mulai tumpukan drum,
potongan tiang jembatan,
hingga ukiran kursi dari
batu marmer. masuk lebih
dalam ternyata di temukan
berbagai lukisan menarik
dari mulai Picaso hingga Van
Gogh...dari jaman ...realisme(aku
enggak tahu jaman nya)
hingga lukisan yang
menyuguhkan gambar2 semitris
dan garafik (maaf lagi bukan
bidang ku). berdasarkan
catatan; musium ini sangat
terkenal memiliki koleksi
lukisan van gogh yang
(paling?) banyak. sempat aku
mengabdikan diri dengan
lukisan menir Van Gogh "mumpung
di belanda kita berfoto
dengan lukisan hasil karya
pelukisat termasuh di negeri
ini" dalam batinku
tanpa
dinyana : jam telah
menunjukan pukul 4 sore..
pulang deh kita.
1.
minimnya sumberdaya genetik
yang mereka miliki tidak
membatasi mereka untuk
memperathankannya dengan
tidak memasukan (introduksi)
tanaman baru.
2. paduan
musium yang sangat berharga
tersebut menyuguhkan atraksi
menarik sebagai alteranatif
dan mengobati kekecewaan
kita karena tidak menemukan
binatang liar yang kita cari.
3. TN
bukan sesuatu yang
disakralkan seperti di
negeri kita. karena 100%
menjadi Zona pemanfaatan.
4. TN
disini bebas ancaman dari
Illegal logging, perambahan
karena masyarakat sekitar
sudah berdaya dan makmur
sedangkan di negeri kita
sebaliknya.
5. sudah
selayaknya kita bersukur
memiliki negeri yang sangat
indah dan memiliki kekayaan
hayati yang sangat tinggi.
|
25 May
2005
Waktu
belanja untuk kebutuhan
makan sehari-hari berdentang,
dikawani seorang teman dari
Kelaten, Partono ke
supermarket C 1000. sibuk
menycari-cari sejumput
bawang putih dan bawang
merah. tanpa dinyana seorang
tante menegur kami.
"INDONESIA ya?" tanyanya.
tanpa dinyana perkenalan
tersebut memakan waktu 10
menit, sekelumit info yang
berhasil dikumpulkan
ternyata Si tante yang
bernama Jane, sudah disini
sejak umur 13 tahun. asli
Solo (sejenis dengan partono
hehe) dan bersuamikan Orang
bule, memiliki anak 2 yang
tengah menginjak remaja. dan
mengundang kami untuk main
kerumahnya.
Sebelum
itu si tante mananyakan "siapa
yang akan ke gereja ya? biar
saya jemput ke tempat
apartemen kalian!".
berhubung
berkaitan dengan Gereja maka
ku kaitkan Dengan EVI, Rita dan
Rahel rekan yang kebetulan
beragama sama. alkisah
perkenalan mereka membuahan
hasil 8 buah sepeda, Baju,
Jaket, jaket Kulit, kaos
kaki, dll beberapa kali
diundang makan-makan dan
ulang tahun.
Ya tante
jane yang bersuamikan Om
doni memang sangat baik, ini
hanya sekelumit kecintaan
orang indonesia di tanah
rantau. ternyata banyak
sekali orang-orang indonesia
yang sejenis dengan tante
jane (baiknya) dan
menghibahkan
barang-barangnya untuk kami
he he kayak pemulung aja.
Uniknya Om Doni walau bule
asli bisa bahasa indonesia,
anak tante jane yang bernama
cristoper juga lancar bahasa
indonesianya. namun anak
yang pertamanya tidak bisa
sama sekali bahasa indonesia
he he
ambil
contoh lagi Om Rudi adik
tante jane, ber-istrikan
tante Rita yang ternyata
orang indonesia asli namun
sayang keduanya tidak bisa
bahasa Indonesia. sangat
baik juga, belum lagi tante
(siapa aku lupa ya) lancar
bahasa indonesianya. Yang
lucunya Ibunya tante Rita,
asli solo, item, ikal
umurnya udah 69 tahu bahasa
indonesianya medok jawanya,
namun udah agak lupa-lupa
beberapa kata-kata sih. yang
tidak ketinggalan tempel
Koyo- he he masih melekat di
lehernya. " ya walau lama di
sini tapi kerikan/kerokan
dan tempel koyo dan minyak
kayu putih masih tidak
ketinggalan he he".
Ternyata
di Maastricht banyak juga
orang indonesianya kayak
perkampungan orang Ambon,
bahkan ada gerejanya segala,
Kalo orang-orang RMS
banyaknya di Groningen (sebelah
utara Maastricht 4 jam naik
kereta), sempat aku
menemukan coretan didinding
ber tilisan TERASI dan RMS
di dekat sungai Maas.
Jika di
tilik dari manakah dia
datangnya? ada beberapa
alasan
1.
mencari kehidupan yang layak
.
2. mereka
menghindari masa sulit dan
tangkapan pemerintah Indonesia
seperti jaman PKI, RMS.
3.mencari
kerja di sini lebih mudah
dari pada di Indonesia,
tentunya bayarannya lebih
baik.
So siapa
yang ingin mengikuti jejak
Tante Jane? Om Rudi,
|
|
30 April 2005
temen temen
aku punya
pengalaman menarik nih
tentang kartu simpati hoki,
kayaknya karena hoki aku
jadi hoki he he.
ceritanya
sebelum berangkat aku beli
dulu kartu hoki, terus si
penjaganya tokonya bilang
harus didisi dulu nanti
dapet bonus pulsa gratis
10.000 dan free 10 sms, dan
10 menit bicara jam
23.00-7.00, dan info dari
116 bahwa kalo mau
mengaktifin international
roaming pilsanya harus
diatas 50.000. ceritanya ku
pake semua free itu cuma
pulsa geratis masih tersisa
2 menit dan saldo terakhir
masih 115.000. pas udah mau
berangkat ke belanda ,
minggu tuh jam 5 sorean baru
aku kirim sms untuk
ngaktifin international
roaming, itu juga karena pa
ismail ngingetin saya.
eh
alhamduliilah bisa dipake di
belanda dan ternyata PULSAKU
TIDAK PERNAH KURANG walaupun
dipake berpuluh puluh kali
untuk sms, tapi kalo untuk
telp tidak bisa digunakan,
berkurangnya pas kakak saya
telepon pagi-pagi banget
tanpa sadar aku angkat 1.24
menit pembicaraan pulsaku
berkurang 29.000. dan
alhamduliiilah lagi smpai
saat ini PULSAKU TIDAK
BERKURANG BERKURANG. pusing
ngehabisinya nih he he siapa
yang mau aku sms bilang ya
mumpung gratis he he
|
Duit, uang, money, cepe dulu dong , angpau, 68-kan saja ,ha ha semuanya berbau dan berhubungan dengan uang. Benda kecil ringan ada juga yang keras namun semua orang ingin memilikinya dan mencintainya. bahkan ada yang rela tukar nyawa, harga diri dan lain sebagainya demi benda kecil yang bernama uang .
di Holland hanya mengenal Euro, orang belanda bilangnya ero, berlambang huruf setengah lingkaran dengan garis setrip kayak lambang sama dengan di tengahnya (E). 1 Ee sama dengan 100 cen E, sama dengan 12.200 rupiah.
Bentuk mata uang di sini sebagai mana di belahan bumi yang lain samo bae yaitu kertas dan koin, untuk koin mata uang tertinggi 2 E dan yang terendah 1 Cen E. untuk mata uang kertas terendah 5 E dan tertinggi 500 E (ada yang bilang 1000 E tapi aku belum pernah lihat so aku tidak begitu mempercayainya he he ).
Mata uang KOIN : dibagi 3 strata : 1. warna tembaga (coklat ke emasan) untuk 1, 2, 5 cen E. 2. Warna emas kayak 100 rupiah di indonesia untuk 10, 20, 50 Cen, dan 3. warna putih ditengah dengan lingkaran yang berwarna kuning kayak 1000 an di Indonesia. Untuk Mata Uang Kertas warna dan ukuran yang membedakannya Contohnya , Biru luntur untuk 5 E, Merah cepean untuk 10 E, Biru langit Untuk 20 E, Merah muda untuk 50 E, merah bata tipis untuk 100 E dan merah juga untuk 500 E.
Yang lucunya kalo belanja kadang-kadang ada toko yang tidak mau menerima 50 E keatas , karena orang dibelanda tidak pernah menggunakan uang kontan apalagi yang 500 E yang nilainya sama dengan 6 juta rupiah. pakenya uang palstik dong.
dari sini mulailah kita berpikir JANGAN REMEHKAN KOINAN LAGI YA BOS ada nilainya juga loh, apalagi kayak orang -orang yang hidup dan mati di pinggir jalan .
|
|
|
|
|
Suatu hari
pertama tiba di Maastricht,
sempet terbersit di benakku ini
mimpi atau bukan? setelah aku
sempet bimbang ketika masih di
bandara Sukarno-Hata apakah aku
sanggup hidup di negeri orang.
Linangan air mata menyembul
setelah aku sadar dengan
sesadar-sadarnya bahwa aku kan
kehilangan moment ynag terbaikku
yakni melihat tumbuh kembang
anak ku Diki. Blank banget gitu
pikirannku kalo ngebayangin
belanda pada saat itu , sekarang
belanda ada di kakiku di pijak
he he.
Hal pertama
yang aku catat adalah temen
australi ku yakni shryl dan ken
yang ya sekedar basa basi
ngobrol di pesawat dan berbagi
pengalaman tentang cara
menanggulangi jet lag (sejenis
gejala penyesuaian diri terutama
jam tidur, namun sesungguhnya
kalo bisa mengatasi jam tidur
kita maka jam biologis kita pun
akan terkontrol dan menyesuaikan
secara otomatis. ya hal ini
terjadi karena perbedaan waktu).
sebelumnya aku juga ditememeni
dengan seorang Designer cantik
yang keturunan belanda
yakni Gea Sukasah dari Jakarta
ke Kuala Lumpur (KL) ya ternyata
celeb juga duduk berdampingan
dengan seorang kapiten he he
milih duduk di kelas ekonomi ...
sebelumnya juga seleb
cendiakiawan yakni Roni
Nitibaskara (kriminolog UI
kondang) juga ngobrol sejenak
ternyata milih duduk dengan
bersebelahan denganku(kelas
ekonom juga) namun dari ke 4
orang yang duduk bergantian
diseblahku ternayta mempunyai
tujuan yang berbeda-beda, Ausie
itu penegn liburan, Gea pengen
negok anaknya yang mau wisuda di
Amsterdam, Roni ya hanya sekedar
seminar sembari bawa keluarga
sedangkan aku he he ...belum
jelas benar
catatan kedua
yakni sambutan dari bunga tulip
yang mulai bermekaran maklum
musim semi baru tiba so si angin
semilir sepoy-sepoy yang sangat
menusuk tulang juga menyapa ku
hiiii dingin 5-10 derajat.
catatan
ketiga sepeda... buanyak banget
nglahin yogyakarta. sepedah baru
tercatat harganya antara
300-1000 Euro sama dengan 400 ribu
sampai 1,2 juta dan harganya
lebih mahal dari pada mobil
bekas. sepeda bekas paling murah
75 E yang mahal banyak tapi
paling tinggi 175E, tapi
ternyata kalo kita sedikit
pinter bisa di cari yang lebih
murah yakni di acara Koningen de
Dag artinya hari ultah Ratu yang
diadakan setiap tahun, acra ini
jatuh pada tanggal 1 mei, disitu
masyarakat boleh menjual barang
apa saja (tentunya yang bekasan)
so tidak kalah pemandangannya
kayak di sogo jongkok, dapet lah
anak muda yang harganya 30 E,
sepedah gunung dnegan kondisi
yang meyakinkan. tapi kalo lebih
pintar dan tidak tahu malo bisa
aja minta ke orang-orang
indonesia yang ada di sini
gratis loh namun ya malu ,
sebenarnta aku dapet namun harus
nambal dulu dan ngeganti rem nya.
kenapa aku tolak karena ongkos
ngebetulin lebih mahal dari
sepedahnya so kadang orang-orang
banyak yang nembuang sepdahnya
begitu saja.
catatan ke
empat, sulit cari makanan halal,
daftar kode dengan kode awal E
471 misalnya ternayat haram,
rupanya kode bulan hanya 1 kode
itu aja tapi ada 100 lebih kode,
dari mulai roti sampai es krim,
yang lebih parah segala jenis
daging jadi haram karena yang
menyembelih kita tidak tahu
apakah muslim atau bukan? jadi
makanya nasi, (beras dari
suriname), tempe, sayuran, saden,
telor, buah-buahan dan makanan
laut. bisa makan sosis tapi
belinya harus di masjid.
ada 2 jenis
masjid di sini yakni masjid
Turki dan masjid Maroko. bedanya
ya jelas orang dan bahasanya lah...
kalo turki ya ngomong turki kalo
Maroko ....? bahasa arab. jadi
solat jumatnya di masjid Maroko
deh.
namun dibalik
itu semua yang unik banyak,
conthnya ada bengkel sepedah
majang becak jenis becak dari
jawa barat(kecil), ketemu tempe,
ketemu macam-macam sambel,
ketemu kecap, ketemu kerupuk,
namanya juga sama pake b
indonesia. ada juga lestoran
indonesia tapi cuma 1, yang
lainnya lestoran cina namun
menyediakan makanan indonesia.
bakmi, nasi goreng, loempia dan
sambel oelek adalah nama yang
paling tenar di sini.
OK sekian
dulu cerita dari nak muda
|
|
|
|
|
| |
|