Welcome to Ardi's Web

Home IMPALM POLHUT Experience

Kisah-kisah lainnya dapat di lihat di http://sehitam_kayu.blogs.friendster.com/sehitam_kayu/  

goresan kunang kunang dalam malam

July 2005

Ult8---ibu, pengen bapak dateng, pas si bos ultah, kayaknya sepi banget, ibu udah beli kambing 2, buat kekah, si bos seneng banget sama kambingnya, dikira kawannya kali ya? subuh ini di potong, bu Mahri yang masak, pa Ikin yang ngurus acara, hari ini si bos enggak nakal---

---acara nya lancar, si bos doa buat bpk semoga cepet pulang, minta mainan dan makin cayang ama ibu dan bos---

 

coretan rindu

Mei 2005

---hai bapak jelek, bos* udah tumbuh giginya 2 di bawah, 2 diatas, udah keliatan putih2nya jelas. Lucu aleman lagih kalo liat poto bapak nangis loh. cn cyg---

---si bos maunya narik2 mobil2an, padahal jalan aja belum lancar hi hi, gaya, kayak bpknya---

---si bos tiap pagi minta jalan2 pake sepeda. dia yang doronFoto_diki_013g, orang2 pada heran liat si bos---

---sore tadi si bos udah bisa jalan, jalan dari rumah pa Hasib sampe rumah---

Juni 2005

---gigi bos udah numbuh lagi 2 diatas 2 di bawah , jadi 8 semuanya---

---aduh, si bos enggak bisa liat rimote, dimainin terus, ibu ama nenek enggak bisa nonton tv nih, ILU---

---si bos banyak kawannya, abis si bosnya baik minjemin mainnan, cuma kalo si Kitty di pegang ama temenya, si bos ngamuk---

*panggilan khusus buat Diki

 

Aku dan Nasihin bin Ukap

"Mun abdi bade di tewak...mangga Pak..." (kalo aku mau ditangkap silahkan pak..) tuturnya lirih..., sejenak aku pun tercenung.."ayo naik ke Mobil!". Dalam gelap dan dinginnya malam ..disaksikan kabut tipis yang mendekap erat Punggung Pegunungan Papandayan, Mobil Pick-up hijau pun melaju dengan kencangnya sekalian menggiring Truk berjudul "Bang Mandor" ke Polres Garut.

sepanjang jalan..sesekali aku menantap wajah lelahnya..baju koyak di punggung dan dipenuhi getah pepohonan yang masih basah dan hitam. Wajahnya tertunduk, ketika sadar aku menatapnya, dia pun berusaha menyembunyikan dibalik tubuh kering dan tak seberapa kokoh.

Pagi hari, Disudut ruang  yang pengap dengan tumpukan kertas ketikan yang tak berjudul dan dipenuhi berbagai symbol aneh denga format yan tidak lazim..aku pun mempersilahkan nya duduk.

Lirih aku bertanya.."Saha nami teh?" " Nasihin..Nasihin bin Ukap, Pak". aku sodorkan sebungkus rokok kertek dan disambut lengan penuh bekas luka dengan jemari yang kerempeng, dengan bergetar dinyalkannya sebatang..lalu di hisapnya dalam dalam. "ambis saja semuanya.." kataku ketika ia mengembalikan sisa rokok.

"Kenapa akang ada di atas, tadi malam?", "muhun pak ..saya salah..saya hanya memenuhi tuntutan istri saya, katanya ada yang lagi nebang..akang ikut aja..lumayan 15.000 sapoe', buat belanja" Kali ini nasihin menunduk lesu, matanya berkaca-kaca hingga kelopak matanya tak sanggup lagi menahan bulir air mata. sigap ia menyeka. "kenapa akang tidak lari .. yang lain kan lari..semua tukang pikul kan lari..cuma si Yudi, senso  dan "Bang Mandor " yang saya awasi!"

"abdi tidak berani...bilih di tembak". "moal mungkin atuh..saya juga tahu akang teh tukang pikul, bukan yang motong kayu, kalo sudah di kantor Polisi kan repot, moal mungkin kabur!". Nasihin pun tercenung..dia pun hampir lupa dengan kretek di tangan kanannya. ia pun bergumam " abdi takut dosa...muhun takut dosa"..dia pun berusaha mengontrol nafasnya yang tiba2 tersengal-sengal. " mun abdi kabur...saya dosa dua kali..sudah maling kayu..juga kabur dari tanggung jawab". aku kaget mendengar jawaban Nasihin sekali lagi aku tatap wajahnya, hanya sekedar memastikan ia masih sadar atau lagi menginggau.

"abdi maling kayu..karena merasa tanggung jawab ke anak dan istri, sudah dua hari istri minta dibelikan beyas*, saya coba pinjem ke tetangga ..semua tidak ada..da saya sendiri sudah banyak utang"."Berapa anak teh?" "Dua..". "kalo sudah di sini siapa sekarang yang ngehidupi anak istri?"."wah abdi...mah tidak bisa ngejawab...eta mah urusan Alloh..abdi di sini juga Alloh yang ngatur..abdi ketemu Bapak juga Alloh yang nu ngereuncanakeun" kali ini suaranya menguat."abdi mah pasrah pak.."nadanya melemah.

aku pun meninggalkannya sendiri, otak ini terasa penat, berat. masih tak habis pikir dengan tindakan yang Nasihin ambil. Aku sendiri juga masih tak habis pikir dengan tindakanku yang aku ambil, tidak bisanya...dia masih bisa bebas kalo saja kepala desanya serta camat meminta penangguhan penahanan. "siapkan skenario kedua.." saraf pusatku memerintah diriku..

"Sial.." maki ku, sudah 3 hari di tunggu..kepala Desa yang di tunggu2 juga tak datang, alim ulama, tokoh masyarakat..sama saja tak ada batang hidungnya..apakah orang orang terhormat tersebut melupakan Nasihin? seberapa kecil arti Nasihi ? hingga yang menjenguk pun tak ada. Kontras rasanya dengan keadaan yang terjadi dengan Yudi dan "bang Mandor", banyak yang menjenguk. "Pak..katanya mau ke desa Sarimukti? jadi enggak? malem aja ya..bapak kan sudah dikenal sama penduduk"."hah iya..atur aja deh.."

Malam pun tiba jarum pendek di arlojiku menunjukan angka 8, GL Pro plat merah pun berubah jadi palat hitam segera bergegas. sasaran kali ini rumah milik Nasihin..aku masih khawatir dengan keluarganya. Makan apa kah gerangan?.

di sini, Desa Sarimukti Garut tiap rumah memiliki bale-bale dan berpanggung khas tatar sunda, tiap rumah tidak menempel satu sama lainnya ..dan lorong kecil yang terbentuk karena talang air yang tak ingin bertautan. Satu diantaranya rumah kecil dengan dinding bilik renggang. Menyelinap di balik lorong ..mendengar secara seksama suatu hal yang sangat mudah di lakukan..

"AA..besok jual piring ini ya..ka si Abah, Duitnya nanti dibelikan beyas ya.." nada suara itu pantas di miliki wanita paruh baya dengan perawakan kurus. "muhun .." ahh suara anak kecil pasti anaknya Nasihin. " Aii...keluraga Yudi tadi kesini..katanya akang Nasihin butuh duit opat (4) juta..kumaha nya?" ahh suara wanita umur 60an ."aduh kumaha..". "pekarangan aja di jual ya...".

Wah gawat ..sudah miskin masih ada juga yang mau menipunya..Masyaallah.

(besambung lah..ngantuk ..)*beyas =beras .12.11.2005

 

Hidup Hanya Seperminuman Saja..

Suatu pagi..dalam kabut yang masih menyelimuti pagi. aku tercenung sejenak...kenapa aku ada di negeri ini? heh...aku tak habis pikir..siapa yang merencanakan ini..siapa yang mengatur ini, sedang aku sendiri tidak pernah mengatur ini, merencanakan study di Wageningen . dan juga Maastricht Belanda.

terbersit kenangan masa lalu yang kalo di pikir2 dengan akal sehat aku tidak mungkin ada di sini..Beberapa peristiwa hidup yang tidak di nyana bisa membawaku kesini. Dikeluarkan dari Jurusan Sosek Unsri..di hingga berkas pendaftaran tes PNS yang dihilangkan...sampai status jadi tersangka pun pernah aku terima..

jika di ingat lagi ...beberapa peristiwa yang hampir merengut nyawaku..4 kali ..nyawa hampir terlepas dari raga..

hidup ini sudah ada yang ngatur...hidup, mati, pangkat, jabatan, rejeki buka urusan kita..kita cuma disuruh untuk bisa menjalankannya dengan baik saja..

12.11.2005

 

24 September 2005

Dear All

semoga semuanya dalam keadaan baik dan segar dalam menyambut puasa Rhamadan yang segera akan tiba 

cukup mengasikan bagi ku untuk melakukan Excursion  Menuju Hoge Velue National Park (antara Arhnem dan Ede ,The Netherlands), ya seakan akan memaksaku untuk" Back to my habitat" karena kerjaanku ya berkutat di Hutan Konservasi. TN dengan luas 5500 ha, dengan 50% kawasan terdiri dari woodland dan 50% open area. Semula dalam benak ku, TN (Taman Nasional) ini sama dengan seperti di Indonesia; kaya akan keanekaragaman hayati, buanyak pohon, dan yang jelas adalah Management pengelolaan hutan yang "strik" seperti adanya Zona Pemanfaatan, Zona Inti.  

Namun sayang, hal itu tidak saya jumpai yang saya jumpai adalah : seluruh kawasan TN bisa di belah, dijelajahi dengan "pit ontel warna putih yang khas ", mobil..dan banyaknya tempat untuk menyaksi atraksi alami yang "maaf saat itu tidak ada binatang yang keliahatan jelas". 

Kawasan di dominasi oleh pinus (Pinus sylvestris), rerumputan (50%) yang saat ini berwarna coklat tua menandakan musim gugur segera tiba. sepintas dalam benakku "kok kayak gini ya TN itu?". tapi segera kita harus sadar bahwa ini di dataran eropa yang tandus, sehingga dengan kondisi seperti ini mereka sangat bersukur dan sangat membagakannya. bayangkan mereka menjelaskan pohon pinus yang berumur 75-tahunan dengan diameter "hanya berkisar 40 Cm" sementara di negeri kita diameter seperti itu cukup ditempuh dalam waktu 25 tahunan. 

setelah menempuh 1.5 jam perjalanan tibalah kita ke musium (zworte veld) yang menyuguhkan atraksi kekayaan alam, pejelasan secara science ttg perubahan alam, fosil2. yang menariknya adalah ; teknik mereka dalam menyampaikan pesan dengan sederhana dan mudah dicerna, dan teknik pengawetan binatang, ini merupakan catatan yang sangat positif. 

beralih ke Kroller-Muller Museum  yang jaraknya cuma 5 menit dari musium (zworte veld) diuguhkan dnegan berbagai macam2 benda seni pahat/patung dari mulai tumpukan drum, potongan tiang jembatan, hingga ukiran kursi dari batu marmer. masuk lebih dalam ternyata di temukan berbagai lukisan menarik dari mulai Picaso hingga Van Gogh...dari jaman ...realisme(aku enggak tahu jaman nya) hingga lukisan yang menyuguhkan gambar2 semitris dan garafik (maaf lagi bukan bidang ku). berdasarkan catatan; musium ini sangat terkenal memiliki koleksi lukisan van gogh yang (paling?) banyak. sempat aku mengabdikan diri dengan lukisan menir Van Gogh "mumpung di belanda kita berfoto dengan lukisan hasil karya pelukisat termasuh di negeri ini" dalam batinku  

tanpa dinyana : jam telah menunjukan pukul 4 sore.. pulang deh kita. 

kesimpulannya :

1. minimnya sumberdaya genetik yang mereka miliki tidak membatasi mereka untuk memperathankannya dengan tidak memasukan (introduksi) tanaman baru.

2. paduan musium yang sangat berharga tersebut menyuguhkan atraksi menarik sebagai alteranatif dan mengobati kekecewaan kita karena tidak menemukan binatang liar yang kita cari.

3. TN bukan sesuatu yang disakralkan seperti di negeri kita. karena 100% menjadi Zona pemanfaatan.

4. TN disini bebas ancaman dari Illegal logging, perambahan karena masyarakat sekitar sudah berdaya dan makmur sedangkan di negeri kita sebaliknya.

5. sudah selayaknya kita bersukur memiliki negeri yang sangat indah dan memiliki kekayaan hayati yang sangat tinggi. 

oke itu aja dulu deh.  

met puasa.

25 May 2005

Waktu belanja untuk kebutuhan makan sehari-hari berdentang, dikawani seorang teman dari Kelaten, Partono ke supermarket C 1000.  sibuk menycari-cari sejumput bawang putih dan bawang merah. tanpa dinyana seorang tante menegur kami. "INDONESIA ya?" tanyanya. tanpa dinyana perkenalan tersebut memakan waktu 10 menit, sekelumit info yang berhasil dikumpulkan ternyata Si tante yang bernama Jane, sudah disini sejak umur 13 tahun. asli Solo (sejenis dengan partono hehe) dan bersuamikan Orang bule, memiliki anak 2 yang tengah menginjak remaja. dan mengundang kami untuk main kerumahnya. 

Sebelum itu si tante mananyakan "siapa yang akan ke gereja ya? biar saya jemput ke tempat apartemen kalian!". 

berhubung berkaitan dengan Gereja maka ku kaitkan Dengan EVI, Rita dan Rahel rekan yang kebetulan beragama sama. alkisah perkenalan mereka membuahan hasil 8 buah sepeda, Baju, Jaket, jaket Kulit, kaos kaki, dll beberapa kali diundang makan-makan dan ulang tahun. 

Ya tante jane yang bersuamikan Om doni memang sangat baik, ini hanya sekelumit kecintaan orang indonesia di tanah rantau. ternyata banyak sekali orang-orang indonesia yang sejenis dengan tante jane (baiknya) dan menghibahkan barang-barangnya untuk kami he he kayak pemulung aja. Uniknya Om Doni walau bule asli bisa bahasa indonesia, anak tante jane yang bernama cristoper juga lancar bahasa indonesianya. namun anak yang pertamanya tidak bisa sama sekali bahasa indonesia he he 

ambil contoh lagi Om Rudi adik tante jane, ber-istrikan tante Rita yang ternyata orang indonesia asli namun sayang keduanya tidak bisa bahasa Indonesia. sangat baik juga, belum lagi tante (siapa aku lupa ya) lancar bahasa indonesianya. Yang lucunya Ibunya tante Rita, asli solo, item, ikal umurnya udah 69 tahu bahasa indonesianya medok jawanya, namun udah agak lupa-lupa beberapa kata-kata sih. yang tidak ketinggalan tempel Koyo- he he masih melekat di lehernya. " ya walau lama di sini tapi kerikan/kerokan dan tempel koyo dan minyak kayu putih masih tidak ketinggalan he he". 

Ternyata di Maastricht banyak juga orang indonesianya kayak perkampungan orang Ambon, bahkan ada gerejanya segala, Kalo orang-orang RMS banyaknya di Groningen (sebelah utara Maastricht 4 jam naik kereta), sempat aku menemukan coretan didinding ber tilisan TERASI dan RMS di dekat sungai Maas. 

Jika di tilik dari manakah dia datangnya? ada beberapa alasan

1. mencari kehidupan yang layak .

2. mereka menghindari masa sulit dan tangkapan pemerintah Indonesia seperti jaman PKI, RMS.

3.mencari kerja di sini lebih mudah dari pada di Indonesia, tentunya bayarannya lebih baik. 

So siapa yang ingin mengikuti jejak Tante Jane? Om Rudi,

 

30 April 2005

temen temen

aku punya pengalaman menarik nih tentang kartu simpati hoki, kayaknya karena hoki aku jadi hoki he he.  

ceritanya sebelum berangkat aku beli dulu kartu hoki, terus si penjaganya tokonya bilang harus didisi dulu nanti dapet bonus pulsa gratis 10.000 dan free 10 sms, dan 10 menit bicara jam 23.00-7.00, dan info dari 116 bahwa kalo mau mengaktifin international roaming pilsanya harus diatas 50.000. ceritanya ku pake semua free itu cuma pulsa geratis masih tersisa 2 menit dan saldo terakhir masih 115.000. pas udah mau berangkat ke belanda , minggu tuh jam 5 sorean baru aku kirim sms untuk ngaktifin international roaming, itu juga karena pa ismail ngingetin saya. 

eh alhamduliilah bisa dipake di belanda dan ternyata PULSAKU TIDAK PERNAH KURANG walaupun dipake berpuluh puluh kali untuk sms, tapi kalo untuk telp tidak bisa digunakan, berkurangnya pas kakak saya telepon pagi-pagi banget tanpa sadar aku angkat 1.24 menit pembicaraan pulsaku berkurang 29.000. dan alhamduliiilah lagi smpai saat ini PULSAKU TIDAK BERKURANG BERKURANG. pusing ngehabisinya nih he he siapa yang mau aku sms bilang ya mumpung gratis he he 

Bapaknya diki

23 May 2005

Dear All 

Duit, uang, money, cepe dulu dong , angpau, 68-kan saja,ha ha semuanya berbau dan berhubungan dengan uang. Benda kecil  ringan ada juga yang keras  namun semua orang ingin memilikinya dan mencintainya. bahkan ada yang rela tukar nyawa, harga diri dan lain sebagainya demi benda kecil yang bernama uang

di Holland hanya mengenal Euro, orang belanda bilangnya ero, berlambang huruf setengah lingkaran dengan garis setrip kayak lambang sama dengan di tengahnya (E). 1 Ee sama dengan 100 cen E, sama dengan 12.200 rupiah.  

Bentuk mata uang di sini sebagai mana di belahan bumi yang lain samo bae yaitu kertas dan koin, untuk koin mata uang tertinggi 2 E dan yang terendah 1 Cen E. untuk mata uang kertas terendah 5 E dan tertinggi 500 E (ada yang bilang 1000 E tapi aku belum pernah lihat so aku tidak begitu mempercayainya he he ). 

Mata uang KOIN : dibagi 3 strata : 1. warna tembaga (coklat ke emasan) untuk 1, 2, 5 cen E. 2. Warna emas kayak 100 rupiah di indonesia untuk 10, 20, 50 Cen, dan 3. warna putih ditengah dengan lingkaran yang berwarna kuning kayak 1000 an di Indonesia. Untuk Mata Uang Kertas warna dan ukuran yang membedakannya Contohnya , Biru luntur untuk 5 E, Merah cepean untuk 10 E, Biru langit Untuk 20 E, Merah muda untuk 50 E, merah bata tipis untuk 100 E dan merah juga untuk 500 E. 

Yang lucunya kalo belanja kadang-kadang ada toko yang tidak mau menerima 50 E keatas, karena orang dibelanda tidak pernah menggunakan uang kontan apalagi yang 500 E yang nilainya sama dengan 6 juta rupiah. pakenya uang palstik  dong. 

Pengalaman yang menarik terjadi ketika kita selama di Indonesia memperlakukan sepele terhadap uang recehan, kayak cepean pasti kita males megangnya kadang kalo ada pengamen, lagunya belum selesai saja udah kita kasihkan si cepe tersebut (saking malesnya megang cepe). Dan seakan menjadi beban yang sangat berat dan mungkin sama dengan 1 ton batu yang menyangkut di kantong kita. TAPI di Holland harus hati-hati, kita megang uang 2 koin 2 E-an sama saja nilainya dengan 48 ribu rupiah loh he he. Pernah suatu kali aku males menggunakan recehan dan aku gunakan uang kertas terus ternyata uang kembalian yang aku kumpulkan di kantong tersebut telah mencapai 12 E 75 cent sama dengan 145 ribu rupiah (gila). 

Kalo hal ini di kaitkan lagi dengan cara /kebiasaan makan. makin asik lagi. Di Holland tidak ada warteg (jelas dong bo) adanya cafe, makanan yang termurah adalah Happy meal di Mc Donal yang khusus untuk anak-anak senilai 3.5 E (42 ribu) dan rata-rata harga makanan diatas 10 E (12000) per porsinya . jadi untuk menghemat harus masak sendiri dan belanja sendiri. rata-rata kalo kita belanja untuk 3 harian habisnya cuma 5-8 E. cadi cukup bawa 3-4 coin saja he he. Dasar Indonesai sudah bawa koin banyak masih tidak PD takut kurang, jadi waktu aku belanja dan cuma bawa coin, pas di depan kasir tertera 5.75 E aku langsung buka dompet Masya Allah duit kertasnya tidak ada, gagap juga tuh keringeten lagi. Si kasir senyum-senyum aja tuh ... pas aku ngeraba saku celana ada koinan nya .. alhamdulilah ada 12 E-an  he he. 

dari sini mulailah kita berpikir JANGAN REMEHKAN KOINAN LAGI YA BOS ada nilainya juga loh, apalagi kayak orang -orang yang hidup dan mati di pinggir jalan

Bapaknya diki.

5 May 2005

dear all. 

Suatu hari pertama tiba di Maastricht, sempet terbersit di benakku ini mimpi atau bukan? setelah aku sempet bimbang ketika masih di bandara Sukarno-Hata apakah aku sanggup hidup di negeri orang. Linangan air mata menyembul setelah aku sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa aku kan kehilangan moment ynag terbaikku yakni melihat tumbuh kembang anak ku Diki. Blank banget gitu pikirannku kalo ngebayangin belanda pada saat itu , sekarang belanda ada di kakiku di pijak he he. 

Hal pertama yang aku catat adalah temen australi ku yakni shryl dan ken yang ya sekedar basa basi ngobrol di pesawat dan berbagi pengalaman tentang cara menanggulangi jet lag (sejenis gejala penyesuaian diri terutama jam tidur, namun sesungguhnya kalo bisa mengatasi jam tidur kita maka jam biologis kita pun akan terkontrol dan menyesuaikan secara otomatis. ya hal ini terjadi  karena perbedaan waktu).  sebelumnya aku juga ditememeni dengan seorang Designer cantik yang keturunan belanda  yakni Gea Sukasah dari Jakarta ke Kuala Lumpur (KL) ya ternyata celeb juga duduk berdampingan dengan seorang kapiten he he milih duduk di kelas ekonomi ... sebelumnya juga seleb cendiakiawan yakni Roni Nitibaskara (kriminolog UI kondang) juga ngobrol sejenak ternyata milih duduk dengan bersebelahan denganku(kelas ekonom juga) namun dari ke 4 orang yang duduk bergantian diseblahku ternayta mempunyai tujuan yang berbeda-beda, Ausie itu penegn liburan, Gea pengen negok anaknya yang mau wisuda di Amsterdam, Roni ya hanya sekedar seminar sembari bawa keluarga sedangkan aku he he ...belum jelas benar

catatan kedua yakni sambutan dari bunga tulip yang mulai bermekaran maklum musim semi baru tiba so si angin semilir sepoy-sepoy yang sangat menusuk tulang juga menyapa ku hiiii dingin 5-10 derajat. 

catatan ketiga sepeda... buanyak banget nglahin yogyakarta. sepedah baru tercatat harganya antara 300-1000 Euro sama dengan 400 ribu sampai 1,2 juta dan harganya lebih mahal dari pada mobil bekas. sepeda bekas paling murah 75 E yang mahal banyak tapi paling tinggi 175E, tapi ternyata kalo kita sedikit pinter bisa di cari yang lebih murah yakni di acara Koningen de Dag artinya hari ultah Ratu yang diadakan setiap tahun, acra ini jatuh pada tanggal 1 mei, disitu masyarakat boleh menjual barang apa saja (tentunya yang bekasan) so tidak kalah pemandangannya kayak di sogo jongkok, dapet lah anak muda yang harganya 30 E, sepedah gunung dnegan kondisi yang meyakinkan. tapi kalo lebih pintar dan tidak tahu malo bisa aja minta ke orang-orang indonesia yang ada di sini gratis loh namun ya malu , sebenarnta aku dapet namun harus nambal dulu dan ngeganti rem nya. kenapa aku tolak karena ongkos ngebetulin lebih mahal dari sepedahnya so kadang orang-orang banyak yang nembuang sepdahnya begitu saja.  

catatan ke empat, sulit cari makanan halal, daftar kode dengan kode awal E 471 misalnya ternayat haram, rupanya kode bulan hanya 1 kode itu aja tapi ada 100 lebih kode, dari mulai roti sampai es krim, yang lebih parah  segala jenis daging jadi haram karena yang menyembelih kita tidak tahu apakah muslim atau bukan? jadi makanya nasi, (beras dari suriname), tempe, sayuran, saden, telor, buah-buahan dan makanan laut. bisa makan sosis tapi belinya harus di masjid. 

ada 2 jenis masjid di sini yakni masjid Turki dan masjid Maroko. bedanya ya jelas orang dan bahasanya lah... kalo turki ya ngomong turki kalo Maroko ....? bahasa arab. jadi solat jumatnya di masjid Maroko deh.  

namun dibalik itu semua yang unik banyak, conthnya ada bengkel sepedah majang becak jenis becak dari jawa barat(kecil), ketemu tempe, ketemu macam-macam sambel, ketemu kecap, ketemu kerupuk, namanya juga sama pake b indonesia. ada juga lestoran indonesia tapi cuma 1, yang lainnya lestoran cina namun menyediakan makanan indonesia. bakmi, nasi goreng, loempia dan sambel oelek adalah nama yang paling tenar di sini. 

OK sekian dulu cerita dari nak muda 

bapaknya diki

 

 

Home